SmartNews Logo
Portal Berita Terpercaya & Cerdas
BREAKING NEWS BREAKING
Sumbar Semarakkan HUT RI ke-81 dan Pekan Maulid Nabi, OSIM PSA Sulit Air Gelar Deretan Lomba 1 bulan yang lalu • Sumbar MGMP Matematika Wilayah Tengah Kembangkan Administrasi Digital Berbasis Google Apps Script 1 bulan yang lalu • Sumbar Meriahkan Maulid Nabi 1448 H, Ratusan Pelajar se-Nagari Sulit Air Unjuk Syiar di Masjid Raya 1 bulan yang lalu • Sumsel BMKM Sumsel Terima Kunjungan Kerabat Raja Jembal Kelantan Malaysia, Perkuat Silaturahmi Budaya Melayu-Minangkabau 1 bulan yang lalu • Sumbar Intip Kemegahan Pawai Alegoris HUT RI ke-81 di Nagari Sulit Air 2 bulan yang lalu • Sumsel Pemkab Banyuasin Apresiasi Semangat Warga RW 10 Megah Asri II Rayakan HUT ke-81 RI 2 bulan yang lalu • Sumsel IKM Banyuasin III Meriahkan HUT RI Ke-81: 60 Paket Sembako Disalurkan Hari Ini 2 bulan yang lalu • Sumbar Harmoni Santri di Ranah Minang: Warna Baru Peringatan HUT RI ke-81 di Nagari Sulit Air 2 bulan yang lalu •
Berita

Sinergi Pemkab Banyuasin dan TNI Dorong Hasil Panen Raya Desa Gelebak Dalam Tembus 8,4 Ton per Hektar

Budi Santoso Diperbarui 19:42 WIB 2 menit membaca
Sinergi Pemkab Banyuasin dan TNI Dorong Hasil Panen Raya Desa Gelebak Dalam Tembus 8,4 Ton per Hektar
Liputan dokumentasi peristiwa resmi SmartNews Sumber: SmartNews
Ukuran Teks:
Smart AI Overview

Ringkasan Cerdas AI

  • Sinergi lintas sektor ini digelar untuk memperkuat posisi Banyuasin sebagai salah satu lumbung pangan utama di Sumatera Selatan.
  • Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Banyuasin Ir.
  • Netta Indian, SP, perwakilan Danrem 044/Garuda Dempo (Gapo) Letkol Armed Arif Budiman, S.Sos., M.M., Kodim 0430/Banyuasin, Letkol.

SmartNews, BANYUASIN-Pemerintah Kabupaten Banyuasin bersama TNI mempertegas komitmen menjaga ketahanan pangan nasional melalui kegiatan Panen Raya Padi di Desa Gelebak Dalam, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Rabu 12 Agustus 2026. Sinergi lintas sektor ini digelar untuk memperkuat posisi Banyuasin sebagai salah satu lumbung pangan utama di Sumatera Selatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Banyuasin Ir. Netta Indian, SP, perwakilan Danrem 044/Garuda Dempo (Gapo) Letkol Armed Arif Budiman, S.Sos., M.M., Kodim 0430/Banyuasin, Letkol. Inf. Handoyo. Y. P, S.E., M.HI., M.HAN. Dinas Pertanian, serta Camat Rambutan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya para petani yang menjadi ujung tombak di lapangan.

“Terima kasih kepada TNI Korem 044/Gapo, Kodim 0430/Banyuasin, Dinas Pertanian, dan Gapoktan yang telah mengawal dari masa tanam hingga panen raya. Penerapan pola tanam terpadu dan beralihnya petani ke mekanisasi modern sangat menentukan keberhasilan ini,” ujar Netta.

Masih kata Netta, program Optimasi Lahan (OPLA) seluas 698 hektar di Desa Gelebak Dalam terbukti efektif mendongkrak produktivitas hasil pertanian warga. Dengan pendampingan intensif dari TNI dan dinas terkait, Pemkab Banyuasin optimistis kesejahteraan petani lokal akan terus meningkat seiring tingginya capaian produksi gabah.

Mewakili Danrem 044/Gapo, Letkol Armed Arif Budiman menjelaskan bahwa berdasarkan hasil ubinan di lokasi panen, produktivitas padi berhasil mencapai angka 8,4 ton per hektar.

“Ini capaian yang luar biasa dan patut kita syukuri bersama. Keberhasilan ini tidak terlepas dari penggunaan benih unggul, penerapan budidaya pertanian yang baik, serta dukungan berbagai pihak dalam pengelolaan lahan,” jelas Arif.

Dikatakan lokasi yang dipanen secara simbolis mencakup area seluas tiga hektar, yang menjadi bagian dari langkah nyata mewujudkan swasembada pangan nasional sesuai arahan Presiden RI. TNI menegaskan akan terus bersinergi mendukung program pertanian daerah.

Secara akumulatif, Kabupaten Banyuasin mencatatkan potensi sektor pertanian yang signifikan dengan total luas panen mencapai 230.367 hektar dan total produksi mencapai 1.216.162 ton Gabah Kering Giling (GKG). Khusus wilayah Desa Gelebak Dalam, Luas Baku Sawah tercatat seluas 1.326 hektar dari total Luas Baku 5.219 hektar, dengan area optimasi lahan mencapai 698 hektar. Sementara itu, luas program optimasi lahan rawa (OPLA) Banyuasin tahun 2025 tercatat mencapai 600.905 hektar.

Senada dengan hal tersebut, Camat Rambutan Mursal, M, SHI., MH, membenarkan bahwa hasil panen di wilayahnya menunjukkan peningkatan pesat.

“Hasil panen kita mampu mencapai 8,4 ton per hektar. Ini merupakan wujud kerja keras para kelompok tani yang didukung penuh oleh pemerintah daerah dan jajaran TNI melalui penerapan pola tanam modern serta pemeliharaan terpadu,” pungkas Mursal. (Yo)

1,293 kali dibaca
Budi Santoso
Jurnalis Senior

Budi Santoso

Divisi Redaksi – SmartNews

Jurnalis berpengalaman di bidang liputan nasional, investigasi, dan kebijakan publik dengan komitmen menyajikan berita faktual, berimbang, dan berintegritas tinggi untuk masyarakat.

Berita Terkait

Komentar Pembaca (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tulis Komentar