SmartNews Logo
Portal Berita Terpercaya & Cerdas
BREAKING NEWS BREAKING
Sumbar Semarakkan HUT RI ke-81 dan Pekan Maulid Nabi, OSIM PSA Sulit Air Gelar Deretan Lomba 1 bulan yang lalu • Sumbar MGMP Matematika Wilayah Tengah Kembangkan Administrasi Digital Berbasis Google Apps Script 1 bulan yang lalu • Sumbar Meriahkan Maulid Nabi 1448 H, Ratusan Pelajar se-Nagari Sulit Air Unjuk Syiar di Masjid Raya 1 bulan yang lalu • Sumsel BMKM Sumsel Terima Kunjungan Kerabat Raja Jembal Kelantan Malaysia, Perkuat Silaturahmi Budaya Melayu-Minangkabau 1 bulan yang lalu • Sumbar Intip Kemegahan Pawai Alegoris HUT RI ke-81 di Nagari Sulit Air 2 bulan yang lalu • Sumsel Pemkab Banyuasin Apresiasi Semangat Warga RW 10 Megah Asri II Rayakan HUT ke-81 RI 2 bulan yang lalu • Sumsel IKM Banyuasin III Meriahkan HUT RI Ke-81: 60 Paket Sembako Disalurkan Hari Ini 2 bulan yang lalu • Sumbar Harmoni Santri di Ranah Minang: Warna Baru Peringatan HUT RI ke-81 di Nagari Sulit Air 2 bulan yang lalu •
Sumbar

Hj. Rifaitma Siap Bertarung di Pilwana Panyakalan, Usung Pengalaman Kepemimpinan dan Penguatan Adat-Agama

Budi Santoso Diperbarui 19:41 WIB 3 menit membaca
Hj. Rifaitma Siap Bertarung di Pilwana Panyakalan, Usung Pengalaman Kepemimpinan dan Penguatan Adat-Agama
Liputan dokumentasi peristiwa resmi SmartNews Sumber: SmartNews
Ukuran Teks:
Smart AI Overview

Ringkasan Cerdas AI

  • Kontestasi Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Nagari Panyakalan, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, periode 2026–2034 mulai memunculkan sejumlah figur yang siap bersaing.
  • Salah satu nama yang menjadi perhatian adalah Hj.
  • Rifaitma, S.Pd, tokoh perempuan yang telah lama berkecimpung di dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan adat Minangkabau.

Panyakalan,SmartNews – Kontestasi Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Nagari Panyakalan, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, periode 2026–2034 mulai memunculkan sejumlah figur yang siap bersaing. Salah satu nama yang menjadi perhatian adalah Hj. Rifaitma, S.Pd, tokoh perempuan yang telah lama berkecimpung di dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan adat Minangkabau.

Sosok yang akrab disapa Bundo It itu bukanlah wajah baru dalam kepemimpinan di Kabupaten Solok. Puluhan tahun mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) telah membentuk rekam jejaknya sebagai pemimpin yang berpengalaman, terutama di sektor pendidikan.

Kariernya dimulai sebagai guru sekolah dasar sebelum dipercaya memimpin sejumlah sekolah, di antaranya SDN 06 Panyakalan, SDN 28 Koto Baru, SDN 17 Panyakalan, SDN 22 Koto Baru, dan SDN 14 Selayo. Setelah itu, ia juga mengemban amanah sebagai Pengawas Sekolah.

Pengalaman panjang tersebut dinilai menjadi modal penting untuk memimpin pemerintahan nagari, terutama dalam membangun tata kelola administrasi yang lebih tertib, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Tak hanya di dunia pendidikan, kiprah Hj. Rifaitma juga kuat dalam organisasi sosial, keagamaan, dan adat. Ia pernah menjadi Ketua Bundo Kanduang Nagari Panyakalan sejak wilayah tersebut masih berbentuk desa hingga menjadi nagari.

Kepercayaan terhadap kepemimpinannya juga terlihat ketika melalui Musyawarah Daerah (Musda), ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua Bundo Kanduang Kabupaten Solok periode 2025–2029.

Di bidang pemerintahan nagari, Hj. Rifaitma pernah menjadi anggota Badan Permusyawaratan Nagari (BPN) Panyakalan pada periode 2006–2011. Pengalaman tersebut dinilai memberinya pemahaman terhadap mekanisme pemerintahan nagari, penyusunan kebijakan, hingga pengawasan pembangunan.

Selain aktif di pemerintahan dan organisasi, perempuan yang akrab disapa One itu juga dikenal memiliki keterampilan di bidang kuliner, menyulam, dan merajut. Ia juga pernah dipercaya memimpin PKK Nagari Panyakalan.

Komitmennya terhadap pembinaan kehidupan keagamaan juga dibuktikan dengan menggagas berdirinya Majelis Ta’lim Nagari Panyakalan (MTKP) pada 2018. Hingga kini, majelis tersebut aktif mengikuti berbagai kegiatan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di tingkat kecamatan, kabupaten, hingga Provinsi Sumatera Barat.

Saat ini, Hj. Rifaitma juga mengemban amanah sebagai Bendahara BKMT Kecamatan Kubung.

Seorang warga Panyakalan yang mengenal dekat sosok Hj. Rifaitma menilai pengalaman dan karakter kepemimpinannya menjadi modal besar untuk membawa perubahan di nagari.

“Kami percaya Bundo It mampu membawa Panyakalan menjadi lebih baik. Beliau memahami bagaimana menyelaraskan pemerintahan dengan nilai agama dan adat yang menjadi identitas masyarakat Minangkabau,” ujarnya.

Dalam pencalonannya sebagai Wali Nagari, Hj. Rifaitma mengusung visi:

“Terwujudnya pembangunan Nagari menuju Nagari Panyakalan yang aman, sejahtera, berbudaya, beriman, dan beradab.”

Visi tersebut diterjemahkan ke dalam enam misi utama, yakni menjaga keamanan nagari, melanjutkan program-program yang telah berjalan baik, meningkatkan kualitas pelayanan publik yang ramah dan santun, mengembangkan potensi ekonomi melalui BUMNag dan sektor pertanian, memperkuat budaya gotong royong serta kekeluargaan, dan memperkokoh nilai-nilai agama serta adat dalam kehidupan masyarakat.

Adapun motto yang diusungnya berbunyi:

“Kalau tidak kita, siapa lagi. Kalau tidak sekarang, kapan lagi.”

Dengan bekal pengalaman birokrasi, organisasi, serta keterlibatan aktif dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat, Hj. Rifaitma menjadi salah satu figur perempuan yang siap meramaikan persaingan Pilwana Panyakalan 2026–2034.

Kehadirannya sekaligus menjadi warna tersendiri dalam kontestasi demokrasi nagari, dengan menawarkan kepemimpinan yang menitikberatkan pada pelayanan, pemberdayaan masyarakat, serta harmonisasi antara adat, agama, dan pemerintahan.(Ocha)

 

4,369 kali dibaca
Budi Santoso
Jurnalis Senior

Budi Santoso

Divisi Redaksi – SmartNews

Jurnalis berpengalaman di bidang liputan nasional, investigasi, dan kebijakan publik dengan komitmen menyajikan berita faktual, berimbang, dan berintegritas tinggi untuk masyarakat.

Berita Terkait

Komentar Pembaca (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tulis Komentar